Santri Diusulkan Wapres Dapat Dispensasi Mudik Lebaran, Kritik Pakar Transportasi

Santri Diusulkan Wapres Dapat Dispensasi Mudik Lebaran Pakar Transportasi Beri Kritik copy

PalembangtalkSantri Diusulkan Wapres Dapat Dispensasi Mudik Lebaran, Kritik Pakar Transportasi – Hallo, Apa kabar?. Semoga dalam keadaan baik ya. kembali lagi dengan Admin Palembangtalk. Kali ini Admin akan membahas berita mengenai Santri Diusulkan Wapres Dapat Dispensasi Mudik Lebaran, Kritik Pakar Transportasi. Pakar transportasi, Djoko Setijowarno, menyoroti usulan dispensasi mudik lebaran bagi para santri kala Lebaran nanti.

Usulan yang diharapkan oleh Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, beberapa waktu lalu tersebut menurutnya tak pas. Djoko menyampaikan agar Pemerintah bersikap tegas. Terutama dalam mengimplementasikan kebijakan penanganan covid-19. Dalam hal ini tak memberi pengecualian bagi siapapun jika telah mengumumkan larangan mudik Lebaran 2021.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Presiden Maruf Amin meminta ada dispensasi bagi para santri untuk pulang ke rumahnya masing-masing. Hal ini berkaitan dengan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah.

“Karena memang untuk pesantren-pesantren tradisional banyak melakukan kajian-kajian khusus di bulan ramadan, dalam hal ini Wakil Presiden minta agar ada dispensasi untuk santri bisa pulang ke rumah masing masing tidak dikenai aturan-aturan ketat terkait larangan mudik yang berhubungan dengan konteks pandemi saat ini,” kata Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (23/4/2021).

Hal itu dia tujukan kepada ormas Islam pada umumnya khususnya PBNU agar membuat dispensasi tertulis kepada pemerintah.

“Khusus apakah kepada Presiden atau Wakil Presiden atau Kaditlantas (Kakorlantas Polri) supaya ada dispensasi, itu penting agar santri yang pulang belajar bisa bertemu dengan orang tuanya dengan lancar,” katanya.

Dia memberikan contoh bagaimana Pemprov Jawa Timur sudah melakukan hal itu.

“Nah, bagaimana supaya daerah-daerah yang lain seperti Jawa Tengah, Jawa Barat ataupun daerah daerah lain itu memberikan kemudahan khusus kepada para santri yang pulang belajar dari pesantren,” kata Masduki.

Kritik Pakar Transportasi

Santri Diusulkan Wapres Dapat Dispensasi Mudik Lebaran, Kritik Pakar Transportasi

Sementara itu pengamat transportasi yang juga Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia Pusat, Djoko Setijowarno, memberi kritikan terhadap usulan tersebut.

Kepada Tribunnews.com pada Jumat (30/4/2021), Djoko menganggap Pemerintah tak serius mengurangi penyebaran covid-19 jika  terlalu banyak memberikan dispensasi soal larangan mudik.

“Banyak pihak sudah sepakat, sampai-sampai pengusaha bus yang terdampak besar mau mentaati pemerintah,” jelasnya.

“Justru sekarang tiba-tiba ada permintaan dispensasi dari penguasa.”

Jika dispensasi tersebut diindahkan, menurutnya akan ada banyak pihak yang meminta tindakan serupa untuk kepentingan masing-masing.

“Nanti akan banyak pihak yang meminta dispensasi, bayangkan saja jika nanti Ketua MPR, Ketua DPR serta para ketua partai minta dispensai,” kata dia.

“Apa gunanya aaturan yang sudah dibuat susah-susah,” tambahnya.

Tegasnya lagi jika Pemerintah tak tegas dalam menangani covid-19 terkait mudik Lebaran, maka dia meminta agar semua aturan mudik dicabut.

“Cabut saja semua aturan mudik yang sudah dibuat, karena nanti terlalu banyak dispensasi yang diminta.”

“Jangan ada pengecualian,” harapnya.

Selama periode larangan mudik Lebaran 6-17 Mei 2021, masyarakat masih diizinkan melakukan mobilitas menggunakan angkutan umum dan kendaraan pribadi di wilayah aglomerasi.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menyebutkan, untuk wilayah aglomerasi mendapatkan pengecualian bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan transportasi darat.

“Meski begitu, operasional layanan transportasi darat di kawasan perkotaan aglomerasi tetap dilakukan pembatasan jumlah layanan sarana,” ucap Budi saat dikonfirmasi Jumat (30/4/2021).

Ia juga menyebutkan, wilayah yang mendapat pengecualian untuk mobilitas transportasiadalah di Jabodetabek, dan wilayah Makassar ke Sungguminasa, Takalar dan Maros.

“Selanjutnya untuk wilayah Medan, Binjai, Deli dan Karo juga masih diberikan izin untuk transportasi melakukan transportasi. Selanjutnya, wilayah Gresik Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Surabaya, Sidoarjo dan lamongan,” kata Budi.

Kemudian untuk Bandung Raya juga mendapat pengecualian, dan Semarang, Kendal, Demak, Unggaran sert Purwodadi juga. Yogyakarta Raya dan Solo Raya juga dikecualikan dalam larangan mudik 2021.

“Meski masuk ke dalam daerah yang dikecualikan dalam larangan mudik, masyarakat tentunya diimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Budi.

Akhir Kata

Sekian berita singkat yang dapat Admin bagikan saat ini mengenai Santri Diusulkan Wapres Dapat Dispensasi Mudik Lebaran, Kritik Pakar Transportasi . Semoga bermanfaat.

Baca Juga :
1. Sempat Pulang ke Rumah Usai Bunuh Tetangga, lalu Pelaku Kembali ke Lokasi Lihat Evakuasi Korban
2. Jangan Bandel! Aturan Dan Sanksi Larangan Mudik Lebaran 2021

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *