Satgas Perketat Operasi Prokes, Di 29 Wilayah Zona Merah Covid-19

Satgas Perketat Operasi Prokes, Di 29 Wilayah Zona Merah Covid-19

Palembangtalk.comSatgas Perketat Operasi Prokes di 29 Wilayah Zona Merah Covid-19 – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 , Ganip Warsito menegaskan, bahwa pihaknya akan melakukan pengetatan pelaksanaan operasi yustisi yaitu untuk pencegahan penyebaran virus ccovid-19 di 29 wilayah yang masuk kategori zona merah.

Ganip mengatakan, bahwa sesuai dengan instruksi Bapak Presiden Joko Widodo, Satgas Penanganan Covid-19 bersama TNI dan Polri akan terus memperketat kedisplinan protokol kesehatan dengan seiring bertambahnya kasus Covid-19 di Indonesia.

“Menjalankan rencananya, TNI dan Polri sudah selesai melaksanakan pendampingan posko dan perketatan personel pada daerah-daerah zonasi merah, di 29 daerah untuk melaksanakan operasi yustisi dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan,” terang Ganip dalam siaran langsung di kanal Youtube Sekretariat Presiden, pada hari Senin (21/6).

Baca juga: Kasus Covid Meledak, 5 Organisasi Dokter Mendesak PPKM Total

Ganip juga menjelaskan, operasi yustisi ini akan menyebar ke seluruh elemen masyarakat, baik dalam individu, komunitas, instansi, di sekitar lokasi-lokasi yang menimbulkan keramaian dan berpotensi terhadap pelanggaran protokol kesehatan.

Seperti saat di kafe-kafe, restoran, tempat olahraga umum, pusat perbelanjaan atau mall, dan tempat-tempat wisata.

Menurut Ganip, bahwasanya ia mendapat instruksi dari Bapak Presiden Joko Widodo untuk berkonsentrasi dalam menerapkan kedisplinan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19. Satuan tugas bersama TNI, Polri, dan Kementerian Kesehatan akan membuat kegiatan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan.

Baca juga: Covid-19 Naik, Warga Diminta Pakai Masker Bedah Bukan Kain

Menerapkan protokol kesehatan di setiap wilayah zona merah

“Dan yang kedua, kita harus melakukan optimalisasi kegiatan patuh PPKM mikro sebagaimana yang telah disampaikan Panglima TNI dengan melaksanakan 4 fungsi PPKM mikro yaitu dalam pencegahan, penanganan, pembinaan, dan dukungan,” terangnya.

Karena kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia diketahui semakin hari semakin bertambah parah atau di sebut dalam kondisi zona merah. Sampai hari Minggu (20/6), jumlah kasus positif sudah mencapai 1.989.909 orang kasus covid-19.

Dari jumlah tersebut,ada sebanyak 54.662 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 1.792.528 orang dinyatakan sembuh. Sehingga kasus aktif di Indonesia saat ini sebanyak 142.719 kasus Covid-19,

Pertambahan penyebaran Covid-19 ini membuat pemerintah mengetatkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro yang di mulai pada hari Selasa 22 juni 2021 sampai tanggal 5 Juli 2021 mendatang.

Jadi Pemerintah harus memberi arahan kepada seluruh masyarakat dimana pun mereka berada harus terus menerapkan protokol kesehatan baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Agar masyarakat dapat membantu pencegahan penyebaran covid-19 di seluruh daerah.

Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah Parah Di DKI, Anies Perketat Aturan

Masyarakat harus mengikuti aturan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro yang di mulai pada hari Selasa 22 juni 2021 sampai tanggal 5 Juli 2021 mendatang, jika masyarakat melanggar aturan tersebut maka harus bersedia di kenakan sanksi tegas dari pemerintah.

Dan jika masyarakat ingin keluar rumah saat ada keperluan mendesak masyarakat harus menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan saat sedang ingin melakukan aktivitas dan selesai beraktifitas,

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *