Sejarah Singkat Tentang Candi Arjuna, Cek Disini

Sejarah Singkat Tentang Candi Arjuna, Cek Disini

Palembangtalk.com Sejarah Singkat Tentang Candi Arjuna, Cek Disini – Candi Arjuna merupakan suatu candi dari sebuah Kompleks Kuil Dieng Yang Bersejarah di Dataran Tinggi Dieng, di antara perbatasan antara Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo.

Candi Arjuna ini telah menghadap ke arah barat, di mana tangganya mengarah ke pintu masuk ke sebuah kuil. Dan mempunyai letak di bagian barat candi. Candi Arjuna terletak di dataran Tinggi Dieng pada sebuah ketinggian mencapai 2.093 meter.

Nah, buat kalian yang masih bertanya apa itu candi Arjuna? Candi Arjuna adalah candi yang sangat bersejarah. Dalam pembahasan kali ini admin akan memberikan penjelasan secara lengkap mengenai sejarah candi Arjuna, Yuk silakan kalian simak ulasannya di bawah ini.

Apa itu Candi Arjuna ?

Candi Arjuna ialah salah satu candi yang berdiri dari Kompleks Kuil Dieng yang bersejarah di Dataran Tinggi Dieng, yang bersebelahan perbatasan antara Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Kuil Dieng termasuk ke dalam kelompok kuil arjuna yang mempunyai candi-candi lain selain di kuil Arjuna.

Contohnya seperti Kuil Semar, Kuil Sembrada, Kuil Srikandi, dan Kuil Puntadewa. Kelompok Candi Arjuna merupakan kelompok candi yang mempunyai bentuk paling utuh di bandingkan dengan kelompok candi yang lainnya di dalam kompleks candi Dieng tersebut.

Sejarah Dari Candi Arjuna

Sejarah Candi Arjuna merupakan suatu benda peninggalan agama Hindu, yaitu Siwa. Yang telah Dipercaya bahwa candi ini adalah candi Hindu pertama di Jawa dan dibangun sekitar dalam abad ke-7 di bawah pemerintahan dalam sebuah kerajaan Mataram kuno.

Selain itu Candi Arjuna, ada terdapat berbagai peninggalan budaya Hindu di wilayah Indonesia contohnya seperti Candi Prambanan, sejarah Candi Penataran, sejarah Candi Cetho, Candi Cangkuang, Candi Jago, Candi Kidal dan banyak lagi dalam agama Hindu lainnya

Dalam Candi Arjuna terletak di ujung Kompleks Kuil Arjuna, tepat di utara, dan di depannya adalah Kuil Semar, yang dianggap sebagai candi pelengkap atau Kuil Perwara dari Kuil Arjuna. Hingga hari ini, Candi Arjuna masih digunakan sebagai tempat pemujaan bagi masyarakat di Dieng.

Terdapat kompleks dalam sebuah Candi Dieng, yakni dalam adanya suatu upacara diadakan untuk memotong gimbal anak-anak yang diyakini sebagai anak-anak istimewa di Dataran Tinggi Dieng. Dimana Ruwatan dalam upacara ini terletak di depan Candi Arjuna.

Baca juga: Pengertian, Dan Kebijakan Dari Perdagangan Internasional

Pembangunan Candi Arjuna

Sejarah dalam pembangunan Candi Arjuna belum terkenal, karena ada beberapa sumber yang valid yang menjelaskan asal usul candi Arjuna ini. Kisah dalam Candi Arjuna yakni dapat dimulai dengan penemuan sebuah prasasti dari tahun 808 M atau 731 Caka.

Prasasti adalah sebuah prasasti tertua dengan bertulisan Jawa Kuno. Dari sana, para ilmuwan telah menyimpulkan bahwa Candi Arjuna dibangun di bawah raja-raja dinasti Sanjaya. Di sekitar candi Arjuna juga menemukan patung dewa Syiwa, yang saat ini disimpan dalam Museum Nasional wilayah Jakarta.

Kemudian, candi-candi tersebut dibangun dalam kompleks Candi Dieng, candi-candi lain seperti candi Dwarawati, candi Gatutkaca, dan Candi Bima, dibangun pada akhir abad ke-8 M sekitar 780 M, dibangun. Dan di sekitar Candi Dieng ada permukiman dalam abad ke-9 Masehi.

Penemuan Candi Arjuna

Dalam sebuah kompleks candi Dieng, terutama Kuil Arjuna, pertama kali ditemukan dalam abad ke-19, tepatnya pada tahun 1814, di mana ia ditemukan oleh seorang tentara Belanda bernama Thedorf Van Elf. Pada saat itu, Kuil Arjuna masih banjir ketika Elf menemukannya. Hanya 40 tahun kemudian sebuah upaya dilakukan untuk melestarikan Kuil Arjuna dengan mendehidrasi air laut di Dieng pada tahun 1856 oleh orang Inggris HC Cornelius.

Kemudian dilanjutkan oleh J Van Kirnsberg, yakni seorang warga negara Belanda yang didukung oleh Pemerintah Hindia Belanda saat itu. Setelah berusaha mengeringkan danau dan membersihkannya, Van Kirnsberg membuat beberapa foto dan catatan tentang candi Arjuna dalam awal penemuan.

Letak Candi Arjuna

Candi Arjuna memiliki letak di dataran tinggi Dieng pada ketinggian mencapai 2.093 meter yakni di atas permukaan laut. Dimana Dieng termasuk dataran tinggi antara dua kecamatan, yaitu Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, yakni di wilayah Jawa Tengah.

Namun, dalam Candi Arjuna itu sendiri termasuk dalam daerah sebuah administrasi Kabupaten Banjarnegara, tepatnya di wilayah desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara, dan Kecamatan Batur. Untuk sampai ke Kompleks Kuil Arjuna, ikuti petunjuk ke Kuil Arjuna, yang dipasang di hampir setiap persimpangan.

Demikianlah ulasan mengenai Sejarah Singkat Tentang Candi Arjuna yang telah admin jelaskan dengan jelas. Semoga ulasan ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian semua yang telah membaca ulasan ini sampai selesai, sekian dan terima kasih telah berkunjung.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *