Sejoli Pembuang Bayi Dalam Kantong Plastik Di Brebes Kini Di tangkap

sejoli copy
sejoli copy

Palembangtalk.comSejoli Pembuang Bayi Dalam Kantong Plastik Di Brebes Kini Di tangkap – Sejoli pelaku pembuang bayi di daerah Brebes, jawa tengah, telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Kedua sejoli tersebut tengah mengakui kesalahannya yang tega membuang bayi mereka menggunakan kantong plastik. mereka membuang bayi itu karena dengan alasan mereka takut ketahuan dengan orang tua mereka masing – masing.

Sejoli tersebut yaitu Rossi Wulandari (19) dan Muhammad Syaifulloh Al Farikhi Alisahar (19). Kedua tersebut ditangkap oleh kepolisian di rumahnya masing – masing di daerah Kecamatan┬áBrebes.

“Berdasarkan hasil penyelidikan polisi lebih lanjut dan olah TKP, pelaku tersebut mengarah kepada kedua pasangan muda – mudi itu,” kata Kanit Resmob Polres Brebes, Aiptu Titok Ambar Pramono, setelah penangkapan pelaku di Kauman, Brebes, pada Jumat (18/6/2021).

Sepasang kekasih yang ditangkap polisi terkait kasus pembuangan mayat bayi di Desa Krasak, Kabupaten Brebes.

Baca juga : Covid-19 Naik, Warga Diminta Pakai Masker Bedah Bukan Kain

“Dua orang tersebut diduga yang membuang bayi. Mayat janin bayi itu ditemukan pada Kamis (10/6) pekan kemarin. Dan bayi tersebut dalam kondisi dibungkus plastik,” sambungnya.

Awalnya Rossi sempat tidak mengakui kesalahannya yang telah membuang darah dagingnya sendiri. Namun, saat polisi menghadirkan pacarnya yaitu Muhammad, wanita itu akhirnya langsung mengakui perbuatannya.

“Dua pelaku itu sudah kita amankan, saat ini penanganan kasus selanjutnya kita serahkan kepada Unit PPA Satreskrim Polres Brebes,” terang oleh Ambar.

Sementara itu, tersangka Rossi mengakui telah salah dan khilaf telah melakukan perbuatannya itu. Dia juga mengaku nekat membuang bayinya dengan alasan karena takut hubungan gelap dengan kekasihnya itu ketahuan kepada orang tua mereka masing – masing.

“Saya bingung, jika sampai ketahuan kepada orang tua saja bahwa anak itu hasil hubungan gelap,” kata Rossi.

Dia bercerita tentang proses persalinan pada Kamis (10/6) lalu, bahwa persalinan itu dilakukannya sendiri. Saat bayinya telah lahir, bayinya tidak menangis dan hanya terdiam terus, dan akhirnya Rossi memutuskan untuk memasukkan bayinya ke dalam kantong plastik.

Baca juga : Polisi Tangkap Penjahit Di Kota Batu, yang Telah Cabuli 6 Bocah

“Saat melahirkan dilakukan saya sendiri. Bayinya lahir sudah dalam kondisi tidak menangis dan tidak bersuara lagi. Dan akhirnya bayi itu langsung saya masukan ke dalam kantong plastik,” pungkasnya.

Rossi mengaku dirinya sendiri sangat panik setelah bersalin, dia pun langsung menelepon pacarnya supaya datang ke rumah untuk mengambil kantong plastik untuk membuang bayinya.

Dan akhirnya Muhammad Saefullah langsung membawa kantong plastik tersebut dan memasukkan bayinya, kemudian Muhammad Saefullah langsung membawanya ke rumah kakaknya dan meletakkannya di bagian belakang rumah.

Baca juga : Kasus Covid Meledak, 5 Organisasi Dokter Mendesak PPKM Total

“Sebenarnya di saat itu saya mau langsung mengubur janin itu, di belakang rumah kakak saya. Tapi saya mau kerja saat itu,” aku Saefullah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *