Sudut Pandang, Pengertian Beserta Macam-Macam Sudut Pandang

sudut pandang

Palembangtalk.com – Sudut Pandang, Pengertian, Jenis-jenis, Beserta Contohnya – Sudut pandang atau pointofview merupakan salah satu posisi di mana arah pandang seorang penulis dalam menyampaikan dan membawakan sebuah cerita, sehingga cerita tersampaikan dengan baik dan si pembaca pun paham akan cerita tersebut.

Sudut pandang ini biasanya bisa kita jumpai di dalam sebuah novel, cerpen, cerbung, ataupun di dalam sebuah karangan lainnya. Selain itu, sudut pandang termasuk ke dalam salah satu sebuah unsur intrinsik yang mutlak yang memang harus ada di dalam sebuah cerita.

Sudut pandang memiliki tujuan yaitu sebagai suatu siasat penyampaian cerita yang di tulis oleh seseorang, sehingga dapat mempengaruhi jalannya penyajian pada suatu cerita.

Pengertian Sudut Pandang

Sudut pandang merupakan sebuah metode dimana si penulis dalam menempatkan dirinya atau di mana si penulis tersebut menyampaikan sebuah cerita yang baik, sehingga cerita yang di dampaikannya dapat sistematis kepada para pendengar serta pembacanya.

Sudut pandang ini membentuk dalam suatu teknik di mana di dalam cerita itu akan membuat rasa yang berbeda pada alurnya. Maksud dari pengertian sudut pandang di atas adalah si penulis seolah – olah dapat menempatkan dirinya menjadi seorang pelaku utama atau orang lain di dalam cerita itu sendiri.

Baca juga : Pengertian Debat, Unsur-Unsur, Beserta Strukturnya

Macam- Macam Sudut Pandang

Secara umum, sudut pandang terdapat menjadi dua jenis yang pertama adalah sudut pandang orang pertama dan yang kedua adalah sudut pandang orang ketiga. Di mana di setiap sudut pandang itu sendiri dapat dibagi lagi menjadi beberapa bentuk sudut pandang yang harus kalian ketahui.

Sementara itu, pada sudut pandang menurut teori sastra juga terdapat ada beberapa sudut pandang lagi, seperti sudut pandang pihak kedua dan sudut pandang campuran. Supaya lebih jelasnya lagi silahkan simak macam – macam sudut pandang yang Mimin bagikan di bawah ini.

1. Sudut Pandang Orang Pertama

Sudut pandang orang pertama berarti sebagai pelaku utama. Teknik yang biasa digunakan dengan kata kunci SAYA, AKU, GUE, KAMI ( kata jamak ) berperan sebagai pencerita.

Metode ini bertujuan supaya si pembaca tersebut seolah akan bisa merasakan setiap adegan yang dilakukan oleh tokoh di dalam cerita itu sendiri.

2. Sebagai Tokoh/Pelaku Utama

Sudut pandang ini berperan sebagai si pengarang maksudnya adalah seolah – olah masuk atau berperan dalam cerita tersebut sebagai seorang hero atau tokoh sentral (utama) di dalam suatu cerita. Sehingga segala hal yang berkaitan dengan pikiran, perasaan, tingkah laku, atau pun suatu kejadian yang tokoh “aku” alami akan dideskripsikan pada cerita tersebut.

Secara umum tokoh yang berarti “aku” ini akan difokuskan untuk menjadi seorang tokoh utama dalam jalannya cerita yang disampaikan. Tokoh aku juga akan mempunyai keterikatan dalam segala hal yang di luar dari diri “aku” mengenai suatu peristiwa yang terjadi di dalam cerita ataupun yang terjadi pada tokoh lainnya yang ada di dalam cerita tanpa adanya batasan.

3. Sebagai Tokoh Sampingan

Dan untuk tokoh sampingan ini menggunakan teknik tokoh ‘aku” akan hadir bukan sebagai tokoh utama, namun sebagai pelaku sampingan atau tambahan.

Di mana “aku” yang berguna sebagai pembawa cerita. Dan sementara itu tokoh utama yang ada di dalam cerita biasanya akan menceritakan dirinya sendiri dengan secara mengalir bersama dengan semua konflik yang telah terjadi.

4. Sudut Pandang Orang Ketiga

Sementara pada sudut pandang yang satu ini, penulis berperan sebagai pihak ketiga. Dengan menggunakan teknik kata rujukan seperti “dia”, “ia”, atau “mereka” (kata jamak) dan sebagai pencerita.

Sudut pandang ini menjadi sudut pandang yang paling mudah digunakan. Mengapa demikian? Karena teknik ini membebaskan penulis dalam menceritakan setiap masing – masing tokoh.

5. Sebagai Serba Tahu

Teknik yang dipakai oleh sudut pandang serba tahu ini adalah si penulis akan menceritakan semua secara bebas tentang pikiran, watak, kejadian hingga pada masalah yang menjadi latar belakang dari sebuah kejadian yang telah terjadi.

6. Sebagai Pengamat

Kemudian teknik yang digunakan ini tidak jauh berbeda dari teknik serba tahu yang telah Mimin jelaskan diatas, hanya saja, di dalam penulisannya, si penulis tidak se-maha tahu atau sebatas pengetahuannya saja dalam bercerita.

Dan biasanya dalam pengetahuan itu diperoleh dengan cara penangkapan menggunakan pancaindra. Baik dengan melihat, mendengar, atau merasakan suatu kejadian ada di dalam cerita.

7. Sudut Pandang Campuran

Sudut pandang yang satu ini, si penulis akan menggabungkan antara sudut pandang orang pertama dan sudut pandang orang ketiga. Dan penulis bisa menjadi tokoh aku atau pihak ketiga tergantung dalam situasi di dalam alur cerita.

Baca juga : Kalimat Kompleks, Kalimat Setara, Campuran, Dan Contohnya

Demikianlah informasi kali ini mengenai Sudut Pandang, Pengertian Beserta Macam-Macam Sudut Pandang. Semoga dengan adanya informasi diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi kalian semua.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *