Pengertian, Tujuan Dan Ciri Ciri Serta Contoh Dari Surat Kuasa

Pengertian, Tujuan Dan Ciri Ciri Serta Contoh Dari Surat Kuasa

Palembangtalk.com Pengertian, Tujuan Dan Ciri Ciri serta Contoh Dari Surat Kuasa – Suatu kuasa merupakan salah satu jenis surat yang sangat penting dalam pembuatannya, Karena surat ini tidak dapat dibuat dengan sembarangan. Lalu kalian pasti bertanya apa sih, surat kuasa ini? Berikut ini admin akan memberikan pembahasan tentang surat kuasa, mulai dari pengertian dan contohnya secara lengkap di bawah ini.

Pengertian Dari Surat Kuasa

Surat kuasa adalah salah satu jenis surat yang termasuk ke dalam kategori ke dalam dokumen pening, itu sebabnya dalam pembuatan surat kuasa ini tidak boleh dilakukan dengan sembarangan.

Surat kuasa berisi tentang pemberian sebuah kekuasaan atau wewenang untuk seseorang agar melalukan sesuatu yang telah dituliskan dalam surat kuasa tersebut. Surat kuasa ini biasanya diberikan oleh seseorang yang sudah tidak dapat melakukan sesuatu dikarenakan mengalami beberapa kondisi. Contohnya seperti sakit atau meninggal. Sehingga butuh seseorang untuk mewakilkan-nya

Nah, seseorang yang dipercaya akan diberikan hal kuasa yang dibuat langsung oleh orang yang bersangkutan dengan berbagai ketentuan sehingga surat tersebut sah di mata hukum

Ciri-Ciri Khusus Dari Surat Kuasa

Sama halnya dengan jenis surat lainnya, surat ini mempunyai ciri-ciri yang membedakan dengan jenis surat yang lainnya. berikut ini ulasan yang dapat kalian ketahui.

  • Telah menggunakan struktur yang sangat lengkap contohnya seperti judul, isi dan penutup.
  • Ditulis menggunakan bahasa yang baku dan dapat dipahami oleh semua orang yang membacanya.
  • Terdapat ada dua nama di dalam surat kuasa, yang pertama adalah nama pemberi kuasa dan nama yang kedua adalah nama pemegang kuasa yang diberikan mandat oleh pemberi kuasa.

Setelah kalian mengetahui ciri-ciri Khusus Dari surat kuasa, kalian juga harus tahu tujuan dari surat kuasa yang akan admin bagikan di bawah ini.

Tujuan Dari Surat Kuasa

Ketika saat kalian membuat surat kuasa pastinya kalian mempunyai tujuan saat memberikan kekuasaan kepada seseorang yang dipercaya oleh kalian yang memberikan kuasa.

Surat kuasa dapat digunakan untuk mengatasi banyak masalah seperti mengambil dokumen penting atau urusan penting yang tidak dapat dilakukan sendiri karena mengalami suatu kondisi yang tidak memungkinkan. Seperti sedang sibuk, berada di luar negeri atau sedang sakit.

Bahkan untuk orang yang sudah meninggal sebelum meninggal bisa memberikan surat kuasa pada orang kepercayaannya untuk melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukannya sendiri. Contohnya seperti mengurus perusahaan, mengurus toko atau mengurus warisan yang ditinggalkan.

Surat kuasa bisa memberikan jaminan hukum karena dalam pembuatannya, melibatkan pihak lain, seperti saksi dan pengacara untuk mengesahkan surat tersebut di mata hukum.

Struktur Dari Surat Kuasa

Sama seperti surat lainnya, surat kuasa juga terdiri dari struktur yang lengkap dan wajib untuk dipenuhi jika ingin surat ini sah di mata hukum. Berikut beberapa struktur surat kuasa yang wajib kalian ketahui.

1.) Kop Surat

Bagian pertama merupakan kop surat yang isinya mengenai identitas surat yang ditulis secara rinci dan juga lengkap. Dengan adanya kepala surat bisa memperkuat keberadaan surat ini dan akan dianggap sebagai surat yang resmi. Ada pun di dalam kop surat harus tercantum beberapa hal sebagai berikut ini.

– Judul merupakan suatu hal yang menjadi salah satu bagian di kop surat yang tidak boleh terlewat. selain itu, di bagian ini berisi tujuan dari pembuatan surat kuasa dan mencantumkan jenis surat apa, contohya seperti : “Surat pindah Jabatan dari Bapak Lilis ke Bapak Ayu”.

– Pada surat resmi pastinya akan ada terdapat nomor surat yang harus dicantumkan terutama jika surat kuasa ini berasal dari sebuah lembaga, perusahaan atau instansi. Namun nomor surat bisa tidak diisi jika surat berasal dari perorangan.

– Untuk surat yang dikeluarkan oleh lembaga, instansi atau perusahaan maka sangat diwajibkan mencantumkan nama perusahaan pada kop surat, namun jika surat dikeluarkan oleh perorangan maka tidak perlu mencantumkan nama perusahaan yang bersangkutan.

– Kop surat adalah struktur yang harus ada pada surat kuasa, untuk sebuah perusahaan atau lembaga biasanya sudah mempunyai kop suratnya sendiri sehingga dapat menggunakan kop surat dari perusahaan atau lembaganya.

2). Isi Surat

Selanjutnya adalah isi surat yang mana pada bagian ini dberitahu mengenai inti pokok dari surat kuasa contohnya seperti mulai dari indentitas pemberi kuasa dan penerima kuasa, Pernyataa kuasa sampao konsekuensi yang dapat ditimbulkan karena penyalagunaan surat kuasa tersebut.

4.) Penutup Surat

Sama seperti dengan surat resmi pada umumnya, pada surat kuasa juga harus ada penutup surat yang wajib dicantumkan, penutup ini contonhnya seperti tujuan pembuatan surat, pernyataan resmi, sampai kolom tanda tangan yang disertai dengan nama dan materai untuk membuat surat ini sah di mata hukum.

Contoh Surat Kuasa

Untuk lebih jelasnya kami sudah memiliki beberapa contoh surat kuasa, berikut ini adalah contohnya.

Contoh 1

Demikianlah ulasan mengenai Pengertian, Tujuan Dan Ciri Ciri serta Contoh Dari Surat Kuasa. Semoga ulasan yang admin bagikan ini dapat bermanfaat bagi kalian yang telah membaca ulasan ini sampai selesai. Sekian dan terimakasih telah berkunjung.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *