Penjelasan Lengkap Tentang Tanda Baca

Tanda Baca

Palembangtalk.com – Penjelasan Lengkap Tentang Tanda Baca – Dalam suatu kalimat dikatakan tidak sempurna dan akan sulit untuk dibaca oleh pembacanya apabila tidak dilengkapi dengan adanya ‘lambang’ kebahasaan. Dimana lambang kebahasaan memiliki bentuk dan juga fungsi yang berbeda satu dengan lainnya.

Maka ada beberapa lambang kebahasaan atau yang banyak kita kenal sebagai suatu tanda baca yang menjadi salah satu sesuatu yang wajib untuk dipelajari oleh siapa pun.

Karena dengan hal inilah, Mimin akan membahas secara lengkap tentang tanda baca itu sendiri untuk kalian. Tentunya yang mudah dipahami dan dimengerti oleh kalian.

Baca juga : Konjungsi Temporal, Pengertian, Macam-Macam, Dan Fungsinya

Pengertian Tanda Baca

Tanda baca sendiri merupakan salah satu simbol atau lambang yang memiliki fungsi untuk dapat menunjukkan struktur dan tata kata dalam suatu tulisan, mengatur intonasi, serta juga memberikan jeda pada dalam sebuah kalimat.

Lambang kebahasaan tidak berhubungan dengan fonem (suara) atau kata, dan frasa pada suatu bahasa. Dalam aturan tanda baca juga tidak sama antar bahasa, lokasi, waktu, dan terus mengalami perkembangan.

Fungsi Tanda Baca

Selain itu, dengan adanya lambang kebahasaan juga memiliki fungsi dan manfaat tersendiri. Berikut ini beberapa fungsi lambang kebahasaan dalam sebuah kalimat atau paragraf :

  1. Mengatur jeda pada saat seseorang sedang membaca dalam sebuah kalimat.
  2. Mengatur intonasi pada saat seseorang membaca sebuah kalimat.
  3. Menegaskan dalam bentuk kalimat (misalnya seperti pada kalimat tanya, perintah, atau lainnya)
  4. Untuk menunjukkan struktur dan tata kata suatu tulisan.

Jenis Tanda Baca dan Contoh Paragraf Sesuai Penggunaannya

Perlu kalian ketahui, bahwa bentuk tanda baca sangat beragam. Tanda baca juga bisa dikelompokkan dalam beberapa jenis, yang di setiap tanda baca pasti mempunyai fungsi dan penggunaannya dalam masing-masing nya. Sebagian contoh jenis tanda baca itu bersama dengan aturan penulisannya.

Tanda Titik (.)

  1. Terdapat tanda titik diletakan di akhir kalimat yang bukan seruan atau pertanyaan.
  2. Terdapat tanda titik dipakai di belakang angka atau huruf yang berada di dalam suatu bagan, daftar, dan rangkuman.
  3. Terdapat tanda titik digunakan sebagai pemisah angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu.

 Tanda koma (,)

  1. Tanda koma digunakan di antara unsur-unsur suatu rincian atau pembilangan.
  2. Tanda koma dipakai sebagai pemisah kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang berikutnya, yang didahului oleh kata tetapi, dan melainkan.

Tanda Titik Koma (;)

  1. Sebagai tanda pemisah beberapa bagian kalimat yang sejenis dan setara.
  2. Menjadi suatu pengganti kata penghubung untuk memisahkan kalimat yang sama dengan di dalam kalimat majemuk.

Tanda Titik Dua (:)

  1. Dipakai sesudah suatu pernyataan lengkap dibarengi serangkaian atau pemerian.
  2. Dipakai sesudah kata atau ungkapan yang membutuhkan pemerian.
  3. Digunakan dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan aktor dalam pembicaraan.
  4. Digunakan (i) di antara jilid atau nomor halaman, (ii) di antara surah serta ayat dalam kitab suci, (iii) di antara judul dan anak judul suatu karangan, dan (iv) nama kota serta penerbit buku referensi dalam karangan.

Tanda Hubung (-)

  1. Menyambung suku-suku pada kata dasar yang letaknya terpisah karena pergantian baris.
  2. Digunakan sebagai menyambung unsur kata ulangan.

Tanda Pisahlah (–)

  1. Denga membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberikan keterangan di luar kalimat.
  2. Dengan menegaskan adanya keterangan oposisi atau info yang lainnya hingga kalimat jadi lebih jelas.
  3. Dipakai di antara dua bilangan atau kata dengan makna ‘sampai dengan’ atau ‘sampai ke’.

Baca juga : Penjelasan Tentang Unsur Instrinsik Novel, Cek Disini

Tanda Elipsis (…)

  1. Di pakai untuk kalimat yang terputus-putus.
  2. Dengan menunjukkan jika pada suatu kalimat atau naskah ada bagian yang di hilangkan.

Tanda Bertanya (?)

Digunakan pada akhir kalimat tanya dan juga di dalam kurung untuk mengatakan bagian kalimat yang diragukan kebenarannya.

Tanda Seru (!)

Digunakan pada akhir dalam sebuah kalimat perintah, dan di akhir ungkapan atau pernyataan yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, ketakjuban, maupun rasa emosi yang kuat.

Tanda Kurung ((…))

  1. Mengapit dengan adanya tambahan informasi ataupun penjelasan.
  2. Mengapit dengan adanya informasi atau keterangan yang bukan bagian integral pokok percakapan.
  3. Mengapit dengan adanya huruf atau kata yang keberadaannya dapat dihilangkan.

Tanda Petik Tunggal (‘…’)

  1. Untuk mengapit dalam petikan yang tersusun di dalam petikan lainnya.
  2. Untuk dalam mengapit makna atau terjemahan kata atau ungkapan asing.

Tanda Petik (“…”)

  1. Mengapit dengan petikan langsung yang berasal dari percakapan, skenario, naskah, atau bahan tertulis lainnya.

Tanda Garis Miring (/)

Baca juga : Penjelasan Lengkap Tentang Teks Eksposisi

Demikian informasi kali ini mengenai Tanda Baca yang dapat Mimin bagikan kali ini, semoga dengan adanya informasi diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasna bagi kalian.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *