Waspada! Covid-19 Varian Delta Akan Menular

PalembangtalkWaspada! Covid-19 Varian Delta Akan Menular – Dengan Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono menyebut varian Delta juga India sebagai salah satu varian virus corona yang lebih cepat menular dibanding varian Alpha dari Inggris.

Kemungkinan banyak orang nanya apa sih Varian delta itu adalah mudah menular apa lagi sekrang semua manusia kalau mau memegang sesutu harus di cek dengan baik.

Dan banyak perubahan dalam hidup di dunia ini semenjak ada covid-19 ini akan ada yang terkena dan sampai meninggal itu juga akan mengetahui apa sih kenapa covid ini terjadi atau semakin meningkat.

Sudah banyak manusia yang sensarah dan tidak tau itu sudah terkena virus dan kemungkinan tidak ada banyak orang yang tidak mau di vaksin karena takut terkena virus.

Varian Delta sangat pengaruh dalam sistem imun Varian B.1.617.2 daerah India telah membuat negara tersebut dihantam tsunami Covid-19. Dengan akibat penyebaran varian Covid-19 tersebut, India mencatatkan rekor infeksi harian hingga lebih dari 4.000 kasus, dengan angka kematian yang sangat tinggi.

Waspada! Covid-19 Varian Delta Akan Menular

Tidak hanya melumpuhkan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan, Kemungkinan juga membuat fasilitas krematorium di negara tersebut kewalahan menerima jenazah pasien Covid-19. Varian Delta di Indonesia diketahui telah menyebar di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di daerah ini.

Kemungkinan telah dipastikan dari pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang dilakukan Kelompok Kerja (pokja) Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Dalam dengan siaran persnya, Senin (14/6/2021), Ketua Pokja Genetik FKKMK UGM, dr Gunadi, Sp.BA., Ph.D, menjelaskan, dari 34 sampel yang diperiksa, 28 sampel di antaranya terkonfirmasi sebagai varian Delta.

Banyak jumlah kasus yang terjadi di daerah tersebut menunjukkan bahwa kemungkinan besar telah terjadi transmisi lokal varian Delta di Kudus. Lebih dahulu sudah terdeteksi beberapa kasus namun bersifat acak, dan sekarang sudah menjadi klaster di daerah Kudus. Artinya, kemungkinan besar sudah terjadi transmisi lokal di Indonesia, khususnya di Kudus.

Tidak akanmenuntup kemungkinan transmisi lokal juga keluar dari Kudus,” ungkap dr Gunadi. Varian Delta adalah varian virus corona yang telah ditetapkan WHO sebagai Variant of Concern pada 31 Mei 2021 karena berdampak terhadap kesehatan masyarakat secara global.

Banyak juga orang yang sudah terkena covid tetapi manusia sangat cuek dengan namanya corona-19 ini, masih banyak juga manusia yang akan menolak untuk vaksin.

Varian Delta ini bisa menurunkan respons sistem imun kita terhadap infeksi Covid-19, baik respons imun yang ditimbulkan oleh infeksi alamiah maupun vaksin,” jelas dia, tetapi juga akan bagus manusia harus terkurung dalam rumah.

Hal itu juga ditekankan oleh Dicky Budiman. Dicky menyebut varian Delta bisa menjadi ancaman serius, di tengah meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia saat ini. Kemungkinan ada hal yang akan terjadi dalam pribadi karena tidak mau di vaksin.

Kemungkinan puncak kasus Covid-19 yang diakibatkan oleh penularan varian Delta ini di Indonesia dapat terjadi sekitar Juli 2021 mendatang.

“Akan terjadi ke Puncak gelombang Covid-19 di Indonesia pada Juli ini didominasi oleh varian Alpha. Sementara(puncak gelombang Covid-19) yang disebabkan oleh varian Delta, kemungkinan terjadi pada Juli, bisa pertengahan atau akhir Juli,” papar Dicky.

Dicky juga memperingatkan kemungkinan Indonesia bisa berpotensi mengalami dobel puncak kasus Covid-19, yang diakibatkan oleh varian Alpha dan varian Delta. Kemungkinan Lebih lanjut Dicky mengungkapkan bahwa varian Delta bisa menjadi pemicu ledakan kasus Covid-19, yang nantinya bisa memengaruhi sistem kesehatan.

Karena covid-19 ini tidak berhenti – henti penyebabnya manusia pun tidak bisa bebas kemana – mana, hanya bisa diam di rumah.

Tetapi manusia juga banyak juga yang tidak mengerti dan juga tidak paham terkena covid-19, juga banyak manusia yang terkena tanggkap polisi karena tidak mau vaksin.

Corona varian delta itu pertama kali ditemukan di India. Varian baru Corona hanya diteliti oleh ahli epidemiologi asal Inggris dan diberi nama varian B1617.2. Dengan Varian delta ini disebut 60 persen lebih mudah menular dibandingkan varian Alpha atau B117 yang pertama kali ditemukan di Inggris.

Sehingga kita mulai melihat ada kenaikan (kasus) yang signifikan di beberapa daerah, khususnya Jawa Tengah,” ujar Budi. headtopics.com

Memang sudah ada terkonfirmasi itu adalah varian baru yang kita amati masuknya banyak dari pekerja migran di Indonesia, juga ada yang banyaknya melalui pelabuhan – pelabuhan laut. Pelabuhan udara biasanya sudah kita jaga dengan baik,” lanjutnya.Baca juga:

Dinkes Ungkap 3 Varian Corona Ditemukan di DKI: Alpha, Beta, DeltaGejala Corona Varian DeltaDokter menyebut belum ada kepastian soal gejala infeksi varian Delta. Meski belum banyak penjelasan terkait varian ini, para dokter mencatat gejala pasien varian Delta mencakup:

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *